Selasa, 4 Maret 2014, 09:52

Artikel #1

Laboratorium Manajemen Data

Oleh

Harjosuwito, S.Sos. M.Si.

Bagian Data dan Informasi Kepegawaian merupakan bagian yang diharapkan mendukung program Kementerian Agama melalui tugas pokok dan fungsinya, yaitu sebagai pelaksana pengelolaan dan analisa bidang data kepegawaian. Pengelolaan dan analisa data kepegawaian tersebut dilakukan dalam skala Nasional dan dalam skala terbatas melalui Satuan Kerja dari Unit Eselon I Pusat dan Kantor Wilayah, Perguruan Tinggi serta Balai Diklat dan Balai Litbang.

Hasil kegiatan penyelenggaraan pengelolaan dan analisa data kepegawaian tersebut merupakan data yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku informasi untuk membuat suatu kebijakan. Hal ini memberikan gambaran bahwa betapa sangat penting data hasil dari sebuah analisa, baik skala Nasional ataupun skala terbatas. Dengan demikian sistem pengelolaan data hasil penelitian yang baik, sangat berkontribusi terhadap pengambilan kebijakan yang tepat.

Sistem pengelolaan data hasil penelitian di lingkungan Kementerian Agama harus ditata dan dilindungi seperti layaknya dokumen negara. Jika tidak, maka proses pengaturan dan aksesibilitas data hasil penelitian yang disimpan selama ini mempunyai risiko yang cukup tinggi untuk pemberian informasi hasil analisis yang tidak terkontrol. Atas dasar pemikiran tersebut maka dibentuk suatu unit yang bisa memberikan pelayanan dan pengelolaan termasuk penyimpanan data hasil penelitian Bagian Data dan Informasi Kepegawaian dengan baik. Unit pelaksana fungsi tersebut diresmikan dengan SK Kepala Biro Kepegawaian menjadi LABORATORIUM MANAJEMEN DATA yang berada di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.

Mulai tahun anggaran 2014 Bagian Data dan Informasi Kepegawaian mengadakan validasi data, update data dan sinkronisasi data dengan SAPK BKN dan Satuan Kerja Daerah. Kegiatan tersebut dilakukan tiap tiga bulan sekali di Laboratoriun Manajemen Data Kepegawaian Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat No.3-4 Jakarta Pusat. Analisis data kepegawaian tersebut dilakukan oleh pengelola data kepegawaian pada satuan kerja Pusat dan Daerah. Selanjutnya hasil validasi data dan analisis data kepegawaian ini menjadi data yang tepat, akurat dan akuntabel. Untuk menjaga data tetap baik dan tidak rusak maka disimpan dalam data based Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) untuk bahan pengambilan kebijakan.