Selasa, 4 Maret 2014, 08:30

Artikel #3

MEDIA PENINGKATAN WAWASAN PNS KEMENTERIAN AGAMA RI MELALUI MAJALAH INFO KEPEGAWAIAN

Oleh

Harjo Suwito, S.Sos. M.Si

Kepala Bagian Data dan Informasi Kepegawaian

Era Reformasi Birokrasi menuju pemerintahan yang baik (Good Governance) dan peningkatan pelayanan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap masyarakat tentang kepegawaian perlu dilengkapi dengan sarana media informasi yang cukup dan mudah diperoleh. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan informasi kepegawaian serta peningkatan wawasan ilmu kepegawaian terhadap PNS di lingkungan Kementerian Agama, maka Biro Kepegawaian menerbitkan sebuah majalah Info Kepegawaian sebagai media komunikasi yang efektif, praktis dan efisien. Meningkatkan minat membaca dikalangan PNS juga merupakan suatu bagian dari pengembangan potensi diri. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas selain melalui kediklatan, seminar, sosialisasi, pembinaan, dapat juga dilakukan dengan membaca media. Manfaat media adalah sebagai modal peningkatan kemampuan dasar berpikir kritis untuk hidup di abad informasi.

Manfaat utama media tidak lain adalah sebagai informan tidak hidup yang dapat memberikan informasi guna menambah wawasan. Setiap hari kita diterpa ribuan informasi. Kita dituntut untuk selektif, kritis dan cerdas dalam memilih maupun menggunakan informasi mana yang akan kita respon. Sayangnya, kenyataan yang ada disekitar kita adalah semakin menurunnya daya pikir kritis masyarakat, terutama PNS. Ketertarikan mereka terhadap media kebanyakan bukan didasari rasa ingin tahu terhadap informasi atau ingin menambah wawasan, tetapi karena untuk hiburan belaka. Kenyataan lain adalah, PNS kita masih lebih menggemari membuka media maya seperti internet dan menonton televisi ketimbang membaca.

Sebagai PNS, kita patutnya memahami bahwa membaca adalah kegiatan yang bermanfaat untuk menjadikan manusia intelektual, cerdas dan professional. Karena membaca sangat erat hubungannya dengan informasi dan ilmu, orang yang gemar membaca cenderung dapat menjadi lebih unggul dari individu lainnya. Jika diterapkan serempak pada tiap lembaga Pemerintah, sangat memungkinkan akan keluar PNS cendekiawan yang kian cerdas, profesional dan kompetitif. Bibit-bibit unggul tersebut tidak menutup probabilitas meningkatnya kualitas PNS secara global.

Ironisnya, dengan pesatnya pertumbuhan media di Instansi Pemerintah tidak dibarengi dengan meningkatnya kepandaian membaca dan menulis, tingkat literacymedia pada PNS. Kecenderungan konsumtif terhadap media perlu diimbangi dengan kebutuhan intelaktual. Budaya senang media harus dimiliki oleh seluruh lapisan PNS, tidak hanya membaca tetapi juga dengan berkarya dan memproduksi. Tidak hanya untuk para penulis atau para pembuat kebijakan, budaya senang media, sikap kritis dalam mengkonsumsi media justru harus dimiliki oleh seorang PNS Kementerian Agama.

Apa yang telah dituturkan diatas menunjukkan kepada kita beberapa hal yang dapat kita perbuat dengan melakukan hal tertentu. Biro Kepegawaian sebagai satuan kerja yang mempunyai tugas dalam peningakatan kualitas SDM kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama, berharap majalah Info Kepegawaian dapat digunakan sebagai wadah dalam menciptakan suasana yang menggambarkan proses pengelolaan pelayanan kepegawaian mulai dari perencanaan, pengangkatan, mutasi, kepangkatan, pengembangan karier, pemberhentian dan pemensiunan.

Untuk meningkatkan minat baca tentang regulasi kepegawaian, kususnya PNS Kementerian Agama, perlu adanya motivasi dan sarana yang mudah diperoleh dan dibaca.

Jenis media yang tepat, murah, mudah, adalah majalah. Kelebihan yang dimiliki oleh majalah, baik secara fisik maupun materi berita dibandingkan dengan format media lainnya, lebih cocok untuk bacaan PNS dalam penambahan wawasan karena disertai dengan gambar dan warna yang komunikatif, menyenangkan dan tidak membosankan.

Majalah Info Kepegawaian dalam kontennya merupakan informasi tugas dan fungsi Biro Kepegawaian secara total.

Media cetak ini dibentuk dengan beberapa tujuan antara lain :

  • Meningkatkan kepandaian dan minat baca para Pegawai Negeri Sipil;
  • Mengembangkan aktivitas di kalangan Pegawai Negeri Sipil Pusat dan Daerah;
  • Memberikan informasi, panduan serta tips-tips yang dapat digunakan sebagai motivasi kerja;
  • Menyediakan ruang ekspresi dan apresiasi bagi Pegawai Negeri Sipil di bidang tulis-menulis, fotografi, jurnalistik dan minat lainnya;
  • Melatih keterampilan komunikasi tulis menulis untuk menyampaikan peristiwa kepegawaian, opini, kritik atau ide di media yang layak dibaca dikalangan Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama;
  • Menciptakan budaya kritis dan aktif menulis;
  • Mewadahi opini pengelolaan kepegawaian Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama;
  • Meningkatkan kemampuan para Pegawai Negeri Sipil untuk dapat menghargai karya orang lain.

Semoga penerbitan majalah Info Kepegawaian mulai tahun anggaran 2014 ini dapat memberikan wacana kebaikan dalam pengelolaan kepegawaian di Kementerian Agama.

Jakarta, 24 Januari 2014